Category: Artikel

Sugihan Bali Dan Sugihan Jawa, Apa Bedanya?

Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, para semeton mungkin pernah mengobrol tentang bagaimana persiapan menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Ada mungkin salah satu topik pembicaraan dan pertanyaan diantara para semeton yaitu mengenai hari Sugihan. Pertanyaannya sederhana, “Kamu Sugihan apa?” Mungkin diantara para semeton menjawabnya dengan jawaban,”Saya Sugihan Jawa” atau “Saya Sugihan Bali”. Diantara pembicaraan […]

Tri Hita Karana

Tri Hita Karana adalah salah satu filosofi agama Hindu yang paling mendasar, yang mencakup tiga elemen penting. Dari arti kata sendiri, Tri Hita Karana berasal dari bahasa sansekerta yaitu, Tri artinya tiga, Hita artinya kesejahteraan atau kebahagiaan, dan Karana yang artinya penyebab. Jadi Tri Hita Karana dapat diartikan sebagai tiga penyebab kebahagian dan kesejahteraan. Ketiga […]

Ida Pandita Mpu Parama Dhaksa Natha Ratu Bagus

Ida Pandita Mpu Parama Dhaksa Natha Ratu Bagus (Ratu Bagus) terlahir di Gianyar, Bali pada bulan Nopember tahun 1949 dengan nama I Ketut Widnya. Beliau berasal dari keluarga besar, dimana beliau adalah salah satu dari 9 saudara laki-laki dan perempuan. Ketika Beliau masih kecil, keluarga hidup sengsara dan lagi pula, ayah meninggal karena sakit keras […]

Ida Pedanda Gede Made Gunung

Om Swastiastu, Sosok Ida Pedanda Gede Made Gunung belakangan banyak diperbincangkan umat Hindu. Tokoh Hindu yang satu ini dinilai banyak kalangan memiliki pemikiran yang jauh kedepan, trampil dalam “menerjemahkan” tatwa agama dengan bahasa yang jelas dan lugas serta memiliki rasa humor yang tinggi. Pedanda yang dilahirkan di Gria Gede Kemenuh Purnawati ini, seolah – olah […]

BHISAMA SABHA PANDITA PARISADA HINDU DHARMA INDONESIA PUSAT Nomor : /Bhisama /Sabba Pandita Parisada Pusat/X/2002 Tentang PENGAMALAN CATUR WARNA

Atas Asung Kertha Wara Nugraha Hyang Widhi Wasa Pesamuhan Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat Menimbang: 1. Bahwa Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat memiliki kewenangan untuk mengeluarkan Bhisama sesuai dengan Anggaran Dasar Parisada Hindu Dharma Indonesia yang ditetapkan dalam Maha sabha VIII tahun 2001 di Denpasar, Bali. 2. Bahwa Catur Vama adalah […]

Filosofi Penjor

Penjor merupakan salah satu sarana upakara dalam hari raya Galungan. Penjor adalah simbol dari naga basukih, dimana Basukih berarti kesejahteraan dan kemakmuran. Maka dari itu bahan-bahan untuk penjor banyak berasal dari hasil pertanian, se perti plawa (daun-daunan), palawija (biji-bijian seperti padai atau jagung), pala bungkah (umbi-umbian), pala gantung (kelapa, pisang, mentimun).   Keberadaan bahan-bahan pembuat […]

Panca Sradha

Sebagai umat hindu ada tattwa atau dasar sastra menjadi pokok dan landasan bagi para umat hindu untuk mempercayai keberadaan tuhannya. Kepercayaan umat hindu tersebut dituangkan dalan lima dasar keyakinan yang dikenal dengan Panca Sradha. Dari unsur kata, dapat diartikan bahwa Panca berarti lima, dan Sradha berarti Kepercayaan atau Keyakinan. Jadi Panca Sradha adalah lima keyakinan/kepercayaan […]

Sanggah Cucuk & Tawur Agung Kesanga

Sanggah cucuk berasal dari kata sanggah yang berarti penyanggah/menopang, dan cucuk yang berarti pemucuk. Jadi dapat diartikan sanggah cucuk ini adalah pertemuan antara penyangga dan pemucuk, maka dari itu sanggah cucuk berbentuk segi tiga. Selain itu fungsi sanggah cucuk adalah sebagai upasaksi dari pelaksanaan ritual bhuta yadnya khususnya pecaruan. Dalam kaitannya dengan tawur agung kesanga, […]